Sabtu, 07 Februari 2015

Parafrase Puisi "Tuhan Telah Menegurmu"



Negeri ini memang kaya tetapi dipenuhi dengan manusia-manusia rakus yang tidak pernah bersyukur. Para pejabat yang duduk dikursi negara bisa menikmati fasilitas negara dan berfoya-foya tetapi di luar sana banyak anak kecil kelaparan. Uang rakyat juga mereka makan sehingga rakyat menderita. Pejabat yang seharusnya mengurusi dan menyejahterakan rakyat malah mementingkan kepentingannya sendiri menggunakan fasilitas negara serta uang rakyat. Kemiskinan terjadi dimana-mana, itu merupakan salah satu teguran dari Tuhan agar manusia saling tolong menolong dan memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan. Tetapi manusia-manusia yang bergelimpangan harta itu lupa dan sombong. Mereka lupa bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan dan akan kembali kepada-Nya.
                Manusia serakah tidak pernah merasa puas akan apa yang sudah dimilikinya. Sehingga mereka selalu mengejar harta dan bersaing kekayaan satu sama lain dengan menghalalkan segala cara. Lucunya di negara ini adalah orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Banyak konglomerat tetapi tidak mau berbagi dengan orang yang tidak mampu. Manusia di butakan oleh harta, namun lupa darimana harta itu datang.
                Mereka di sibukkan dengan duniawi yang mereka anggap abadi. Sehingga lupa dan meninggalkan ibadahnya. Seakan hidup ini tidak ada yang mengatur. Kumandang suara adzan tidak mereka hiraukan. Mereka lebih memilih untuk berpesta-pora dan tidak mau melaksanakan ibadahnya. Dunia yang telah membutakan mereka, tidak sadar bahwa semua pasti akan mati.
                Tuhan telah mengingatkan manusia dengan cukup halus. Tetapi mereka tetap saja pada jalan yang menyesatkannya. Sehingga Tuhan mengingatkan mereka dengan cukup menahan kesabaran. Tuhan memberikan cobaan yang cukup besar bagi manusia. Tuhan menurunkan bencana di negeri ini. Seperti banjir di kota-kota metropolitan, tanah longsor, gempa bumi, serta kecelakaan pesawat yang menewaskan banyak korban.
                Itu semua adalah sebagian kecil teguran dari Tuhan kepada manusia-manusia serakah dan mendustakan Tuhan. Peringatan ini adalah untuk menyadarkan manusia serta agar manusia kembali kepada jalan yang lurus. Tapi apakah teguran ini cukup menyadarkan mereka ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar