Sebuah film yang
dirilis pada 7 Juli 2011 dengan disutradarai Harris Nizam dan ditulis oleh
Agnes Davonar. Film ini diangkat dari kisah nyata dari sebuah novel yang
berjudul sama yang menceritakan gadis berusia 13 tahun , Gita Sesa Wanda
Cantika. Film ini dibintangi oleh Dinda
Hauw sebagai Keke, Esa Sigit sebagai Andi, Egi John Foreisythe sebagai Chika,
Alex Komang sebagai Ayah, Ranty Purnamasari sebagai Ibu, Dwi Andika sebagai
Kiki. Film ini berdurasi 105 menit.
Dalam film ini menceritakan tentang kisah nyata
perjuangan Gita Sesa Wanda Cantika atau sering panggil Keke yang berjuang
melawan penyakit yang di deritanya. Keke adalah gadis yang berusia 13 tahun
yang menderita Rhabdomyosarcoma atau kanker jaringan lunak pertama di
Indonesia. Kedua orang tuanya sudah bercerai dan Keke tinggal bersama ayahnya
dan 2 kakak laki-laki, Chika dan Kiki. Keke sangat beruntung karena ia di
kelilingi oleh orang-orang yang menyanyanginya, keluarga dan 6 orang sahabat.
Tak hanya itu, ia juga mempunyai kekasih yang juga menyanyangi dan sangat setia
dalam menemani sisa hidupnya, yaitu Andi. Pada tahun 2003 karena kanker yang
menghinggapinya menyerang bagian wajah gadis itu sehingga tampak menyeramkan
hingga ia harus menjalankan serangkaian kemoterapi dan radiasi selama satu
tahun lamanya. Akibatnya rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok,
badannya kurus dan mual-mual. Tetapi ayahnya tak pernah berhenti untuk mempertahankan
anaknya yang sangat dicintainya. Dan sahabat-sahabatnya yang selalu menemainya
dan tak pernah meninggalkannya walau seperti apapun keadaan Keke. Kesabaran dan
ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dari
kanker itu. Tetapi tak disangka, setaun kemudian kanker itu kembali dan dapat
dikatakan lebih parah dan mematikan. Keke sangat sedih saat mengetahui hal
tersebut begitu pula dengan ayahnya. Namun ayahnya yang begitu menyanyanginya
tak pernah berhenti berjuang untuk dapat menyembuhkan anak tercinta. Meski
sudah di tolak di berbagai rumah sakit, ayahnya tak pernah menyerah. Sampai
ayahnya hampir bangkrut karena uangnya habis untuk bermacam pengobatan Keke.
Bahkan ayahnya membawanya ke luar negeri untuk menyembuhkan Keke. Dari puluhan
dokter memprediksi bahwa Keke hanya akan bertahan hidup tidak kurang dari
3bulan saja, namun Keke mampu bertahan lebih dari satu tahun. Meskipun pada
akhirnya semua harus menerima kenyataan bahwa perjuangan Keke sudah cukup dan
tak mampu bertahan lagi karena kanker itu sudah menyebar sehingga tidak dapat
disembuhkan. Keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2006.
Film ini sukses membuat siapapun yang menonton meneteskan
air mata karena dibuat dengan suasana sangat haru dan penonton ikut terhanyut
dalam cerita. Peran Dinda Hauw sebagai tokoh utama yang memerankan Keke sangat
total hingga rela rambutnya digundul. Film ini sangat memotivasi dan layak
ditonton untuk semua kalangan.